Jurus Jitu Mendidik Anak

Sahabat, banyak wanita yang dipanggil “ibu” hanya karena ia telah melahirkan. Namun tidak semua wanita memerankan kewajibannya sebagai ibu dengan baik. Mendidik anak adalah menjadikan ia pribadi yang baik. Karena banyak anak yang dididik di balik tembok nan megah, namun tidak membuat jiwanya kokoh. Banyak anak yang dididik dengan berlimpah harta, nmun tidak membuat jiwanya kaya. Pribadi anak kembali pada bagaimana ia dididik.

Di bawah ini sedikit berbagi tentang tips mendidik anak, semoga kita bisa menerapkannya ^_^

> Mendidik Anak perlu dengan Ilmu; banyak diantara kita lebih mengutamakan mempelajari ilmu profesi daripada ilmu dalam mendidik anak. Sehingga tidak sedikit yang mengimplementasikan ilmu turunan yang pernah orangtua alami. Ilmu mendidik anak merupakan kebutuhan primer orangtua, lebih penting daripada ilmu dalam menjalankan pekerjaan.

Membaca, mengilmui cara mendidik anak mulai dari ilmu Agama sampai berbagai variasi dan metodenya. Ilmu utama yang perlu diimplementasikan kepada anak adalah  tentang Aqidah, Cara Ibadah, dan Akhlak. Metode yang digunakan berdasarkan tumbuh kembang anak.

> Mendidik Anak perlu dengan Kesholehan Orang Tua; kesholehan orantua mampu menjaga keturunannya walau si orangtua tersebut sudah meninggal dunia. Kesholehan orangtualah yang terekam pada anak, karena perlu diingat bahwa karakter dasar anak terbentuk dari Imitasi/Meniru. Dan teladan adalah cara yang utama, tak sekedar seruan perintah, nasehat, atau bahkan amarah.

> Mendidik Anak perlu Keikhlasan; ruh dari setiap ‘amalan adalah ikhlas, tulus untuk menggapai ridlo Alloh SWT semata. Dengan ketulusan, semua akan terasa ringan. Dengan ketulusan, ucapan kita akan berbobot. Dengan ketulusan, anak kita akan mudah diatur. Dan buah manis dari ketulusan adalah pahala. Keikhlasan dalam mendidik anak akan memberikan dampak posiitif bagi orangtua baik di dunia maupun di akhirat.

> Mendidik Anak perlu Kesabaran; mendidik anak tidaklah sebentar dan tidaklah mudah. Kesabaran haruslah mengiringi setiap hal yang orangtua lakukan. Baik sabar dalam menanamkan perilaku baik pada anak, sabar dalam menghadapi pertanyaan anak yang merupakan bentuk kepercayaannya kepada orangtua, sabar dalam menjadi pendengar yang baik, dan sabar dalam mengatasi emosi pribadi ketika emosi memuncak. Janganlah kekerasan menjadi ujung dari kesabaran yang diikhtiarkan. Ketika anak bersalah, jadikan dan berikan hukuman yang sifatnya mendidik sesuai dengan kadar kesalahannya.

> Mendidik Anak perlu Iringan Doa; doa yang tanpa tabir untuk diijabah oleh Alloh azza wa jalla salah satunya adalah doa orangtua. Baik itu doa positif maupun negatif. Dalam Al Qur’an, banyak doa para nabi untuk anak dan keturunannya yang patut kita ‘amalkan sebagai orangtua.

Semoga sedikit tuisan ini memberi motivasi untuk terus melakukan yang terbaik dalam menjaga dan mendidik amanah yang Alloh SWT berikan kepada kita sebagai orangtua.

Sahabat, anak sejatinya bukan hanya yang memiliki hubungan darah dengan kita. Namun, semua anak adalah anak kita dan kita semua adalah orangtua ^_^