Surat untuk Suamiku

Assalamu’alaikum wr. wb.

Duhai suamiku,….

Izinkanku menyita waktumu walau sejenak

Untai kata ini adalah sebuah pengakuan.

25 hari sudah kita menikah, sungguh tiada maksud untuk turut memperingati hari orang-orang musyrikin, namun pada hari ini yang bertepatan dengan hari Hijab Internasional ku akan membuka hijabku sebagai istrimu melalui pengakuan ini,.

Perlahan kumulai mengenalmu, sesosok pria yang hadir dalam hidupku.

Terasa semakin terang sinaranmu menerangi gelapnya hatiku,.

Semakin teduh hatiku dalam kedamaian ketulusan hatimu.

Kau telah membelajarkanku akan banyak hal duhai suamiku,…

Semoga Engkau tak lelah membimbingku dalam memaknai hakikat kehidupan.

Suamiku,…

Izinkanku mengungkapkan sebuah pengakuan.

Pengakuan akan hatiku, pengakuan pada Engkau laki-laki pertama yang menyeka air mataku dalam kehangatan kasih sayang.

Suamiku,….

Dengarkan pengakuan ini,.

Pengakuan sederhana dari hatiku yang terdalam…

Ku malu tuk mengungkapkannya, namun malu itu terangkum dalam untai kata ini.

Suamiku,..

Tlah banyak ku melukai hatimu,.

Tlah sering ku membuatmu menitikkan air mata,.

Suamiku, ku bukan pujangga dalam berkata,..

Ku hanya wanita biasa,. Yang selalu mengharap ridhomu melalui pintu maafmu,..

Semoga Engaku menerima pengakuan ini duhai suamiku,…

“Suamiku, aku jatuh cinta kepadamu”

Suamiku, ku mencintaimu dan insyaAlloh LILLAH, hanya karena-NYA

Suamiku, terimalah pengakuan ini

Salam cinta, Assalamu’alaikum wr wb