Selamat tinggal,…

Kini kutahu, dua hal cerita tentang hidupku yang tidak ingin ibuku ingat,.
Ya, kasih sayangnya yang mendalam membuat hal yang kuanggap kecil tapi ternyata amat menakutkan untuk diingat oleh ibuku.dua benda yang membuat ibu sedih tentang diriku adalah sepeda dan sumur,.
sepeda yang menemani kujatuh dan sumur timba yang hampir membuatku tenggelam,..

Sore itu ketika menghabiskan sore bersama ibu, berbincang hangat akan kehidupan ini,. Tiba- tiba ibu menangis karena teringat 2 benda itu.
sahabat, sungguh semakin kusadari rasa sayang ini kepedanya menjadi sangat dalam,. Tidak akan kubiarkan apapun membuat ibu menagis lagi,..
Perjuangan masa-masa itu menjadi pengingat untuk terus menjaga semangat perjuangan ini dan terus menambah kesyukuran kepada-NYA,. Masa-masa suilt telah kami lalui bersama, Di tenggah gelap malam, diantara sambaran petir dan guyuran hujanlebat ditemani sepeda itu,. Allhamdulillah ya Robb, Engkau telah mengajariku banyak hal akan kehidupan ini. Kehidupan yang sebentar namun menentukan kehidupan kekal kami,.. ^_^

Tahukah sahabat, padahal dulu ketika kutahu bahwa sepeda hijau itu dijual ku merasa amat sedih karen akehilangan teman yang selalu membersamai keberangkatan dan kepulanganku dari dan ke sekolah,. Merengek dan bertanya kenapa sepedaku dijual? Ternyata sepeda itu selalu membuat ibu sedih sehingga dijual oleh bapak. Menyesal dan senang itulah yang kurasa.

Tapi, sebenarnya dua benda itupun meninggalkan kenangan yang tidak akan bisa kutinggalkan,.
Sepeda membuatku kini tak sekuat dulu dan sumur yang membuatku takut pada ketinggian dan gelap,. Subhanalloh, begitu indah skenario-NyA. inipal sepenggal carita kan kulupakan,. Selamat tinggal sepeda, selamat tinggal sumur timba,.