serenada jiwa

serenada jiwa

Tahukah sahabat, jiwa kita punya nada lho…. Dan kita sering melaluinya dengan tanpa sadar. Padahal, nada-nada itu indah dan menyenangkan ketika kita mampu menyapanya dengan lembut.

Nah, apa itu? Salah satunya adalah rasa lelah. Kenapa lelah?

Ada sedikit pengantar sebelum kita menjawabnya.

Ada yang disebut dengan siklus, siklus adalah suatu
keadaan yang senantiasa berputar, bolak-balik, terus menerus. Seperti
nafas, seperti planet mengelilingi matahari, seperti elektron
mengelilingi inti, seperti malam berganti dengan siang. Inilah harmoni kehidupan.Nah, dalam jiwa kita pun ada siklus dan siklus ini bagian kecil dari harmoni jiwa kita yang bisa kita sebut serenada jiwa (.red)

Ketika jiwa dan fisik melemah, maka akan timbul suatu rasa yang tidak bisa kita hindari. Itu adalah interupsi tubuh kita untuk berhenti sejenak. Rasa itu adalah lelah… Namun, terkadang kita harus memutus siklus yang ada untuk menciptakan jalur lurus yang akan membawa rasa lelah yang muncul agar mampu mendekatkan kita pada Illahi Robbi.

Jangan biarkan kita hanyut dalam rasa lelah yang senantiasa berputar dalam siklusnya. Jalur lurus itu dapat dibuat ketika kita memulainyapun dengan melantunkan nada-nada cinta dan syukur kita kepada-Nya.

Tentu masih ingatkan ….:

بِاسْمِكَ اللّهُمَّ أَحْيَاوَأَمُوتُ

bismikallahumma ahya wa amutu

Artinya :
Dengan nama-Mu ya Allah aku hidup dan mati

dan :

اَلْحَمْدُ ِللهِ الَّذِى أَحْيَانَا بَعْدَمَا أَمَاتَنَا وَإِلَيْهِ النُّشُورُ

alhamdulillahil ladzi ahyana ba’da ma amatana wailaihin nusyur

Artinya :
Segala puji bagi Allah yang menghidupkan aku kembali setelah mematikan aku dan kepada Allah akan bangkit

Nah, lelah itu akan membuat kita dekat dengan-Nya. Dan mari kita berterimakasih pada serenada jiwa ini, karena dengan lelah ini kita mampu memaknai harmoni kehidupan dengan lebih baik. Amin

Kalau ada koreksi atau tambahan, dipersilakan sahabat untuk menambahkan dan memperbaikinya… ^_^